Kampoong Hening

Cyclothymia Atau Mood Swing Diam – Diam Berbahaya !

Ada kalanya bertemu degan banyak orang dengan suasana ceria dan dibalut keseruan, ketika kembali menjadi posisi sendiri secara tiba – tiba kesedihan, kecemasan atau bahkan nangis. Yap!,itulah yang dinamakan Mood Swing dalam bahasa ilmiahnya cyclothymia merupakan gangguan mood yang bersiklus antara episode depresi dan episode hipomanik. Singkatnya Mood swing merupakan perubahan mood (suasana hati) yang terlihat. Pada dasarnya, perubahan mood dan emosi ini bisa saja terjadi sesekali dan hal ini tidak disebabkan oleh kelainan tertentu. Perubahan suasana hati (mood swing) merupakan hal yang normal jika terjadi sesekali. Namun bila mood swing sering terjadi dan sampai menganggu kehidupan pribadi, ada kemungkinan kondisi ini terkait dengan gangguan kesehatan mental, yaitu penyakit bipolar.

Bagaimana tanda – tanda jika Anda mengalami Mood Swing ?

Seseorang yang mengalami Mood Swing biasanya mengalami perubahan emosi, jika perubahan emosi tidak berdampak kepada kehidupan sehari-hari, maka hal ini masih dapat dianggap normal. Namun apabila perubahan suasana hati terjadi secara drastis, sering, berlarut-larut, dan hingga menganggu aktivitas, hal ini perlu diwaspadai. Sebab suasana hati yang ekstrim dapat menyebabkan gangguan kepribadian terutama teruntuk orang – orang yang sering mengalami mood swing.

Cyclothymia atau Mood swing yang berlangsung selama beberapa hari atau lebih, membuat Anda menjadi sangat senang dan sedih secara tidak terkontrol, impulsif, sangat mudah tersinggung, dan tidak bisa tidur, atau bila perubahan mood sampai mengganggu kegiatan sehari-hari dan merusak hubungan dengan orang terdekat. Perhatikan juga jika mood swing telah mencapai tingkatan yang lebih parah, seperti menimbulkan rasa ingin mengakhiri hidup. Mood swing yang muncul bersamaan dengan gejala-gejala tersebut bisa jadi merupakan pertanda gangguan kesehatan mental.

Apa penyebab utama MOOD SWING ?

Terdapat berbagai penyebab seseorang mengalami mood swing, di antaranya:

1. Kondisi hormon

Remaja, wanita hamil, dan wanita menopause adalah kelompok yang memiliki kemungkinan besar mengalami perubahan suasana hati terkait perubahan hormon.

2. Ketidakseimbangan kimia otak

Mood swing bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan zat kimia otak yang mengatur suasana hati. Beberapa contoh zat kimia otak ini adalah serotonin dan dopamin. Alkohol dan penyalahgunaan zat dapat diartikan sebagai terkait nasib sendiri stimulasi dan mencari sensasi. Penyalahgunaan obat – kemungkinan akan lebih memperburuk impulsif dan suasana hati ketidakstabilan.

3. Gangguan mental

Gangguan mental yang sering kali dikaitkan dengan keluhan mood swing adalah depresi, gangguan bipolar, gangguan kepribadian ambang dan skizofrenia. Selain beberapa penyebab di atas, kecanduan atau obat – obatan terlarang seperti narkoba dan minuman keras, serta efek samping obat-obatan tertentu juga bisa menimbulkan mood swing.

Cara Mengatasi dan Mencegah Mood Swing

Jika perubahan emosi ini tidak sampai mengganggu kehidupan sehari-hari, mood swing biasanya bisa mereda sendiri tanpa perawatan khusus. Meski begitu, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi dan mencegah munculnya perubahan mood ini, yaitu:

Memetakan mood diary

Mood diary dapat membantu menganalisis hal – hal yang terjaid dalam diri sendiri. Jika mood swing sering dirasakan, amati tiap kali perubahan suasana hati ini terjadi, kapan waktunya dan apa alasannya. Kemudian catat dalam buku catatan pribadi. Dengan memerhatikan pola-pola tersebut, faktor pemicu mood swing dapat lebih mudah dikenali, sehingga bisa dihindari.

Menjalani gaya hidup sehat

Menjalani hidup sehat dimulai dengan menerapkan pola hidup yang sehat, bisa mencegah dan mengatasi mood swing, terutama yang disebabkan oleh perubahan hormon atau PMS. Olahraga teratur, tidur yang cukup, konsumsi makanan sehat, dan, dapat membantu menjaga mood tetap stabil.

Berkonsultasi ke pskiater atau psikolog

Untuk mood swing yang parah atau sangat sering terjadi, hingga menyebabkan gangguan aktivitas sehari-hari, sebaiknya dikonsultasikan pada  Psikiater atau psikolog dapat membantu Anda mengindentifikasi penyebab mood swing sekaligus memberikan penanganan yang tepat. Mood swing yang disebabkan oleh gangguan mental sulit sembuh dengan sendirinya. Tanpa penanganan medis, sering kali kondisi penderita menjadi semakin buruk. Pasien dengan mood swing dapat menjalani sesi konseling, dan setelah faktor penyebabnya diketahui, dokter akan memberikan penanganan, baik dengan psikiater maupun pemberian obat-obatan.

Mengikuti program mindfullness

 

Dalam rangka menjaga mood swing direkomendasikan untuk mengikti program mindfullness. Mindfullness dapat membuat seseorang menjadi fokus dengan lingkungan dan keadaan sekitar maupun emosi yang sedang dirasakan yang diterima secara sadar, kampoong hening menjadi solusi yang tepat untuk membantu orang – orang yang membutuhkan di bidang mental health.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Scroll to Top