Kampoong Hening

Hubungan Erat antara Kecerdasan Emosional dan Lingkungan Kerja Kondusif

Tak banyak yang menduga bahwasanya ada hubungan yang sangat erat antara kecerdasan emosional dan lingkungan kerja sehari-hari. Kecerdasan emosional kurang begitu populer di telinga orang awam. Banyak yang menganggapnya sebagai hal privasi yang tidak berhubungan dengan dunia sosial atau orang-orang di sekelilingnya, apalagi dunia kerja.

Namun, fakta menunjukkan hal yang berbeda. Orang-orang yang memiliki kecerdasan emosional tinggi dan bekerja di satu tempat, mampu membuat tempat kerja mereka jadi lebih menyenangkan dan kondusif. Mengapa bisa demikian? Cek info berikut ini.

Interaksi Kecerdasan Emosional dan Lingkungan Kerja

Kecerdasan emosional mengacu pada kemampuan individu dalam memanage, mengidentifikasi dan menyalurkan emosinya dengan tepat sasaran. Tidak hanya emosi pribadinya, mereka juga mampu mengenali dan mengelola emosi orang lain dengan baik.

Kemampuan ini sering tidak disadari. Oleh sebab itu, tidak banyak yang mengasahnya menjadi salah satu senjata terkuat dalam diri individu. Seseorang dengan kecerdasan emosional yang tinggi adalah bibit atau calon pemimpin yang unggul.

Kecerdasan emosional dan lingkungan kerja memang tidak terlihat hubungannya secara kasat mata. Tidak seperti kecerdasan intelektual yang secara langsung berpengaruh terhadap kapasitas dan kemampuan karyawan. Kecerdasan emosional lebih nampak saat terjadi interaksi sosial.

Berikut ini adalah hubungan interaksi antara kecerdasan emosional dan lingkungan kerja yang bisa kita pelajari.

  1. Saling Mengerti

Sebuah kantor dengan karyawan-karyawan yang memiliki kecerdasan emosional tinggi akan menjadi sebuah tempat kerja yang menyenangkan. Antar karyawan akan timbul rasa saling mengerti dan memahami emosi dan perasaan masing-masing.

Karyawan yang berhalangan atau sedang tidak bisa melakukan tugasnya akan dibantu dengan senang hati dan suka rela. Jika antar karyawan saling mengerti, akan meminimalis timbulnya perselisihan. Suasana kantor pun akan sangat menyenangkan.

  1. Mudah Memecahkan Masalah

Salah satu ciri dari kecerdasan emosional yang tinggi adalah tidak mendahulukan emosi atau perasaan, terutama emosi negatif. Dampaknya, semua permasalahan yang timbul akan diselesaikan dengan baik tanpa embel-embel pertengkaran.

Kantor yang seperti ini adalah atmosfer yang sangat baik untuk mendapatkan produktivitas karyawan yang tinggi. Solusi untuk semua permasalahan bisa didapatkan dengan cepat dan saling menguntungkan.

  1. Minim Perselisihan namun Tinggi Persaingan

Yang perlu diingat adalah individu dengan kecerdasan emosional tinggi akan tampil sebagai individu yang ramah, memiliki empati tinggi, serta mudah memaafkan. Karena inilah, kecerdasan emosional dan lingkungan kerja sangat erat hubungannya.

Perlu diketahui, kondisi tempat kerja yang nyaman adalah yang minim perselisihannya baik antar karyawan ataupun karyawan dengan atasan. Namun, memiliki tingkat persaingan tinggi untuk mencapai produktivitas yang baik.

Hal ini dikarenakan karyawan dengan kecerdasan emosional rata-rata cukup percaya diri dan bisa membeda-bedakan kepentingan. Mereka bisa fokus pada pekerjaannya tanpa terganggu pikiran lain yang ada di dalam otaknya.

Ingin memiliki karyawan dengan kecerdasan emosional tinggi? Meskipun kecerdasan ini seharusnya dilatih sejak dini, namun tidak ada salahnya jika ingin membentuknya sekarang juga. Karyawan yang cerdas emosionalnya adalah investasi yang baik dan jangka panjang.

Bagi Anda yang ingin melatih dan membentuk kecerdasan emosional bagi diri sendiri atau untuk karyawan, silahkan bergabung dengan Kampoong Hening. Di sini, Anda akan dilatih oleh terapis dan konselor berpengalaman supaya pelatihan memberikan hasil yang tepat sasaran.

Hubungan kecerdasan emosional dan lingkungan kerja bisa dibangun dengan baik tentunya dengan kontribusi seperti pelatihan. Kampoong Hening dengan metode ecohealingnya adalah tempat yang ideal untuk tujuan ini. Jangan tunggu lagi dan segera kunjungi Kampoong Hening sekarang juga.

 

Scroll to Top